Sunday, July 17, 2011

Konstruksi dinding bambu dengan plesteran

 Kekayaan alam indonesia memang sangat luar biasa sekali, tinggal apakah kita mau memanfaatkan secara maksimal atau tidak. Bambu sebagai salah satu jenis kekayaan alam yang saat ini masih belum dimanfaatkan secara maksimal.
Upaya peningkatan dalam penggunaan bambu telah banyak dilakukan salah satunya adalah penggunaan bambu sebagai dinding rumah dengan penambahan plesteran pada bagian luar.
Konsep ini merupakan konsep rumah murah dengan memanfaatkan potensi daerah, bambu digunakan sebagai dinding sekaligus rangka rumah dengan penambahan perkuatan berupa plesteran.

 Untuk lebih jelasnya silakan lihat disini :

Download Konstruksi dinding Bambu dengan Plesteran

Wednesday, July 6, 2011

Menentukan ukuran Tangga dan Anak Tangga untuk bangunan bertingkat

Tangga untuk rumah bertingkat saat ini mempunyai kedudukan penting karena membawa prestise bagi penghuni bangunan tersebut ( dengan menggunakan berbagai variasi design sesuai kebutuhan ).
Tetapi sekarang bila membuat bangunan disertai tangga sudah bukan barang kemewahan lagi. Ini tidak lain karena keterbatasan lahan maka pengembangannya harus ke atas dan pasti memerlukan tangga.
Tangga harus memenuhi syarat-syarat antara lain:
  1. Dipasang pada daerah yang mudah dijangkau
  2. Mendapat penerangan yang cukup terutama siang hari
  3. Bentuk/dimensi tangga sesuai dengan ukuran langkah normal serta dipertimbangkan untuk pengangkutan barang/perabot.
  4. Berbentuk sederhana dan layak dipakai
Sudut   tangga   yang   mudah   dijalani   dan   efisien   sebaiknya   mempunyai kemiringan maksimal ± 40º. Jika mempunyai kemiringan lebih dari 45º pada waktu dilewati akan berbahaya terutama dalam arah turun. Agar supaya tangga tersebut nyaman dilewati, ukuran optrade (tegak) dan aantrede (mendatar) harus sebanding.

Perhitungan dimensi tangga :

1 Aantrade + 2 Optrade = 57 sampai dengan 60 cm

DIMANA  ;
a  = lebar anak tangga = aantrede
o  = tinggi anak tangga = optrede

Pertimbangan
Panjang langkah orang dewasa dengan tinggi badan normal itu rata-rata 57– 60 cm. Menurut penelitian pada saat mengangkat kaki dalam arah vertikal untuk tinggi tertentu dibutuhkan tenaga 2 kali lipat pada saat melangkah dalam arah horizontal.

Misal sebuah bangunan bertingkat dengan tinggi lantai 3,50 m
Anak tangga tegak (optrade) ditaksir 18 cm.
Jadi jumlah optrade = 350 : 18 = 18, 4 buah dibulatkan = 19 buah sehingga
optradenya menjadi = 350 : 19 = 18,4 cm.
Ukuran ini harus diteliti benar sampai ukuran dalam milimeter.

Menurut rumus tangga:

1 aantrade + 2 optrade = 57 – 60 cm 

Lebar aantrade (57 s/d 60 ) – 2 x 18,4 = 20, 2 s/d 23,2 cm
( ukurannya bisa dibulatkan menjadi antara 20 dan 23 cm untuk mempermudah pekerjaan )

Ukuran lebar tangga standart :
  • Dilalui 1 orang lebar ± 80 cm 
  • Dilalui 2 orang lebar ± 120 cm 
  • Dilalui 3 orang lebar ± 160 cm

Tips untuk tangga rumah tinggal :
  • Lebar anak tangga = a = 22 – 30 cm, yang baik adalah 30 cm.
  • Tinggi anak tangga = o = Maksimal 20 cm, yang baik adalah 15 – 18 cm
Tips untuk tangga bangunan umum :
  •  Lebar anak tangga = a = 30 cm, serta tidak boleh kurang dari 22,5 cm.
  • Tinggi anak tangga = o = Maksimal 19 cm serta yang baik 15 cm
Tinggi Bebas berdiri :
  • adalah jarak bebas vertikal saat orang berdiri ditangga mulai dari anak tangga pertama sampai terakhir
  • Orang dan barang harus direncanakan dapat bebas tanpa ada halangan pada saat melewati anak tangga
  • Tinggi bebas minimal kurang lebih 2 m
  • Dipertimbangkan untuk menggunakan bordes pada bidang tangga yang tinggi.
untuk bentuk macam tangga silakan lihat disini :

    Tuesday, June 28, 2011

    Memasang Related Post pada Sidebar

    Menampilkan menu tambahan pada side bar bisa merupakan alternatif bagi blogger agar pembaca bisa melihat/membaca artikel yang ada secara mudah, Pada umumnya penempatan artikel yang terkait diletakkan  dibawah posting/artikel, dengan berbagai modifikasi, ada yang menambahkan icon disamping judul artikel, ada yang membuat related post dengan fungsi scroll dan ada yang membuat related post tampil dengan image, kali ini saya ingin berbagi mengenai cara membuat related post tampil di sidebar seperti di blog ini. caranya tidak sulit dan bahkan mudah untuk dilakukan.
    Ikuti langkah Berikut :
    1. Login ke account blogger anda, klik rancangan/layout lalu klik edit HTML
    2. Jangan lupa centang expand widget templates untuk mengedit template secara keseluruhan
    3. masukan kode dibawah ini sebelum tag </head>

        <script type="text/javascript">
        //<![CDATA[
        var relatedTitles = new Array();
        var relatedTitlesNum = 0;
        var relatedUrls = new Array();
        function related_results_labels(json) {
        for (var i = 0; i < json.feed.entry.length; i++) {
        var entry = json.feed.entry[i];
        relatedTitles[relatedTitlesNum] = entry.title.$t;
        for (var k = 0; k < entry.link.length; k++) {
        if (entry.link[k].rel == 'alternate') {
        relatedUrls[relatedTitlesNum] = entry.link[k].href;
        relatedTitlesNum++;
        break;
        }
        }
        }
        }
        function removeRelatedDuplicates() {
        var tmp = new Array(0);
        var tmp2 = new Array(0);
        for(var i = 0; i < relatedUrls.length; i++) {
        if(!contains(tmp, relatedUrls[i])) {
        tmp.length += 1;
        tmp[tmp.length - 1] = relatedUrls[i];
        tmp2.length += 1;
        tmp2[tmp2.length - 1] = relatedTitles[i];
        }
        }
        relatedTitles = tmp2;
        relatedUrls = tmp;
        }
        function contains(a, e) {
        for(var j = 0; j < a.length; j++) if (a[j]==e) return true;
        return false;
        }
        function printRelatedLabels() {
        var r = Math.floor((relatedTitles.length - 1) * Math.random());
        var i = 0;
        document.write('<ul>');
        while (i < relatedTitles.length && i < 20) {
        document.write('<li><a href="' + relatedUrls[r] + '">' + relatedTitles[r] + '</a></li>');
        if (r < relatedTitles.length - 1) {
        r++;
        } else {
        r = 0;
        }
        i++;
        }
        document.write('</ul>');
        }
        //]]>
        </script>

    kemudian cari kode widget seperti dibawah ini :

        <b:if cond='data:post.labels'>
        <data:postLabelsLabel/>
        <b:loop values='data:post.labels' var='label'>
        <a expr:href='data:label.url' rel='tag'><data:label.name/></a><b:if cond='data:label.isLast != "true"'>,</b:if>
        </b:loop>
        </b:if>

    Kemudian tambahkan kode yang warna merah pada kode tersebut :

        <b:if cond='data:post.labels'>
        <data:postLabelsLabel/>
        <b:loop values='data:post.labels' var='label'>
        <a expr:href='data:label.url' rel='tag'><data:label.name/></a><b:if cond='data:label.isLast != "true"'>,</b:if>
        <b:if cond='data:blog.pageType == "item"'> <script expr:src='"/feeds/posts/default/-/" + data:label.name + "?alt=json-in-script&amp;callback=related_results_labels&amp; max-results=10"' type='text/javascript'/>
        </b:if>
        </b:loop>
        </b:if>

    • Save template
    • Masuk ke menu Layout -> Page Elements dan add a new HTML/Javascript widget. beri judul atau title Title Related Post ( atau yang lain sesuai kebutuhan ) kemudian copy paste script di bawah ini : //bisa pasang dibagian mana saja//side bar//footer//sesuai kebutuhan//

        <script type="text/javascript">
        removeRelatedDuplicates();
        printRelatedLabels();
        </script>

    Simpan dan lihat hasilnya..!
    Selamat mencoba ....!

    Sunday, June 19, 2011

    Download ArchiCAD for FREE

    ArchiCAD adalah produk software CAD yang diluncurkan oleh Graphisoft sejak tahun 1982, dan secara konsisten sampai saat ini selalu di update dari versi yang pertama s/d versi terbaru
    ArchiCAD dibuat secara spesifik diperuntukkan bagi Dunia Desain Arsitektur, Engineering dan Konstruksi bukan software CAD generik biasa. Sehingga dengan ArchiCAD, para desainer akan menghasilkan sebuah model project yang lebih fokus pada desain, dapat diprediksikan dalam pelaksanaan konstruksinya, serta lebih murah dan efisien dalam operasinya

    Ini adalah beberapa versi ArchiCAD yang ada saat ini :

    ArchiCAD Profesional  versi Trial - free download
    berfungsi 30-hari penuh versi trial dari ArchiCAD menawarkan jalur langsung untuk mengalami alat BIM/Building Information Modelling desain utama bagi arsitek. Download seluruh rangkaian panduan pelatihan interaktif untuk sebuah pengalaman belajar mudah.

    ArchiCAD versi Mahasiswa Pendidikan - free download
    Arsitektur dan desain siswa berhak untuk menerima versi pendidikan berfungsi penuh ArchiCAD gratis. Download versi 30-hari langsung dan berlaku untuk ekstensi setahun penuh sampai akhir studi Anda.

    ArchiCAD versi Guru Pendidikan - free download
    Guru sekolah arsitektur dan lembaga akademis berhak untuk menerima versi pendidikan berfungsi penuh ArchiCAD diperpanjang dengan Kurikulum BIM/Building Information Modelling lengkap. Download versi 30-hari dan berlaku untuk perpanjangan tahunan.

    ArchiCAD versi Akademik Sekolah - free download
    Sekolah arsitektur dan lembaga akademis berhak untuk melengkapi laboratorium komputer mereka dengan versi akademik bebas dari ArchiCAD. Pilihan instalasi jaringan membantu Anda menyebarkan ArchiCAD untuk beberapa komputer cepat dan mudah.

    Monday, May 30, 2011

    Spesifikasi teknis jalan jembatan bina marga tahun 2010


    DIVISI 1 - UMUM
    DIVISI 2 - DRAINASE
    DIVISI 3 - PEKERJAAN  TANAH
    DIVISI 4 - PELEBARAN PERKERASAN DAN BAHU JALAN
    DIVISI 5 - PERKERASAN  BERBUTIR
    DIVISI 6 - PERKERASAN  ASPAL
    DIVISI 7 - STRUKTUR
    DIVISI 8 - PENGEMBALIAN KONDISI DAN PEKERJAAN MINOR
    DIVISI 9 - PEKERJAAN  HARIAN
    DIVISI 10 - PEKERJAAN PEMELIHARAAN RUTIN

    Download Spesifikasi Teknis jalan jembatan Binamarga 2010

    Sunday, May 22, 2011

    Analisa Harga satuan Jalan Jembatan 2008 - SE Dirjen Bina Marga No.008/BM/2008

    Penyusunan Analisa Harga satuan Jalan Jembatan 2008 ini dilakukan sebagai revisi Analisis Harga Satuan No. 28/T/BM/1995 guna mengantisipasi kemajuan teknologi yang erat hubungannya dengan pelaksanaan pekerjaan di bidang jalan dan jembatan serta penyesuaian seiring dengan adanya perubahan Spesifikasi Teknik dalam dokumen kontrak pekerjaan jalan dan jembatan, serta adanya peralatan baru dan bahan yang belum diakomodasi dalam panduan sebelumnya.
    • Terdiri dari 10 DIVISI, yaitu DIVISI 1 s.d. DIVISI 10.
    • Analisa harga satuan terdiri dari koefisien yang  tergantung pada variabel perencanaan.
    • Item Uraian Pekerjaan  sesuai dengan  perkembangan teknologi keBina Margaan.
    • Kesesuaian antara Analisa Harga Satuan dengan Spesifikasi.
    • Format Standar analisa harga satuan sudah  mengakomodasi Perpres 54 Tahun 2010, yaitu ada keuntungan dan biaya overhead max 15% 
    • Kesesuaian antara volume realisasi dengan Satuan Pembayaran sudah  sesuai.
    Untuk Lebih lengkapnya Download disini :
    Analisa Harga satuan Jalan Jembatan 2008 - SE Dirjen Bina Marga No.008/BM/2008


    sumber : 
    DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM DIREKTORAT JENDERAL BINA MARGA
    Catatan Mas_Trianto

    Friday, May 6, 2011

    Identifikasi, perencanaan dan pengendalian lahan rawan longsor

    Daerah rawan longsor harus dijadikan areal konservasi, sehingga bebas dari kegiatan pertanian, pembangunan perumahan dan infrastruktur.
    Apabila lahan digunakan untuk perumahan maka bahaya longsor akan meningkat, sehingga dapat mengancam keselamatan penduduk di daerah tersebut dan di sekitarnya.
    Penerapan teknik pengendalian longsor diarahkan ke daerah rawan longsor yang sudah terlanjur dijadikan lahan pertanian.
    Areal rawan longsor yang belum dibuka direkomendasikan untuk tetap dipertahankan dalam kondisi vegetasi permanen, seperti cagar alam, kawasan konservasi, dan hutan lindung.
    Perencanaan dan pengendalian tanah rawan longsor dibagi menjadi :
    1. mekanis (sipil teknis)
    2. vegetatif atau
    3. kombinasi keduanya.
    Pada kondisi yang sangat parah, pendekatan mekanis seringkali bersifat mutlak jika pendekatan vegetatif saja tidak cukup memadai untuk menanggulangi longsor.

    Teknik Pengendalian Longsor secara Vegetatif
    Pengendalian longsor dengan pendekatan vegetatif pada prinsipnya adalah mencegah air terakumulasi di atas bidang luncur. Sangat dianjurkan menanam jenis tanaman berakar dalam, dapat menembus lapisan kedap air, mampu merembeskan air ke lapisan yang lebih dalam, dan mempunyai massa yang relatif ringan.
    Jenis tanaman yang dapat dipilih di antaranya adalah sonokeling, akar wangi, Flemingia, kayu manis, kemiri, cengkeh, pala, petai, jengkol, melinjo, alpukat, kakao, kopi, teh, dan kelengkeng.

    Teknik Pengendalian Longsor secara Mekanis/sipil teknis
    Ada beberapa pendekatan mekanis atau sipil teknis yang dapat digunakan untuk mengendalikan longsor, sesuai dengan kondisi topografi dan besar kecilnya tingkat bahaya longsor.
    Pendekatan mekanis pengendalian longsor meliputi:
    • pembuatan saluran drainase (saluran pengelak, saluran penangkap, saluran pembuangan)
    • pembuatan bangunan penahan material longsor
    • pembuatan bangunan penguat dinding/tebing atau pengaman jurang
    • pembuatan trap-trap terasering.

    Saluran drainase
    Tujuan utama adalah untuk mencegah genangan dengan mengalirkan air aliran permukaan, sehingga kekuatan air mengalir tidak merusak tanah, tanaman, dan/atau bangunan konservasi lainnya.
    Di areal rawan longsor, pembuatan saluran drainase ditujukan untuk mengurangi laju infiltrasi dan perkolasi, sehingga tanah tidak terlalu jenuh air, sebagai faktor utama pemicu terjadinya longsor.
    Bentuk saluran drainase, khususnya di lahan usahatani dapat dibedakan menjadi: 
    (a) saluran pengelak
    (b) saluran teras
    (c) saluran pembuangan air, termasuk bangunan terjunan.

    Trap-trap terasering ( Foto: F. Agus)

    Bangunan penahan longsor dari anyaman bambu untuk
    menahan longsor kategori kecil

    Bangunan konstruksi beton penahan longsor kategori besar. ( Foto: F. Agus dan Widianto)

    Bangunan penguat tebing/bronjong
    Pengendalian longsor pada setiap segmen kaki (bawah - zona penimbunan bahan yang longsor)
    • Membuat/membangun penahan material longsor menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat, misalnya dengan menancapkan tiang pancang yang dilengkapi perangkap dari dahan dan ranting kayu atau bambu.
    • Membangun penahan material longsor seperti bronjong atau konstruksi beton.
    • Menanam tanaman
    Pengendalian longsor pada setiap segmen Punggung (tengah - bagian lereng yang meluncur)
    • Membangun atau menata bagian lereng yang menjadi daerah bidang luncur, di antaranya dengan membuat teras pengaman (trap terasering).
    • Membuat saluran drainase (saluran pembuangan) untuk menghilangkan genangan air.
    • Membuat saluran pengelak di sekeliling wilayah longsor.
    • Membuat penguat tebing dan check dam mini.
    • Menanam tanaman untuk menstabilkan lereng.
    Pengendalian longsor pada setiap segmen Hulu ( atas )
    • Mengidentifikasi permukaan tanah yang retak atau rekahan pada punggung bukit dan mengisi kembali rekahan/permukaan tanah yang retak tersebut dengan tanah.
    • Membuat saluran pengelak dan saluran drainase untuk mengalihkan air dari punggung bukit, untuk menghindari adanya kantong-kantong air yang menyebabkan penjenuhan tanah dan menambah massa tanah.
    • Memangkas tanaman yang terlalu tinggi yang berada di tepi (bagian atas) wilayah rawan longsor.

    sumber : Pedoman Umum Budidaya Pertanian di Lahan Pegunungan